Sambutan

Kamis, 14 Juni 2012

Ibadah di bulan Sya'ban menyambut Romadhon

Disunnahkan untuk memperbanyak melakukan puasa sunnah di bulan sya’ban akan tetapi tidak sampai berpuasa selama sebulan penuh, sebagaimana dalam hadits Aisyah Rhadiyallahu’ anha :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لآ يَصُومُ فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إلآرَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
Artinya : “ Rasulullah melakukan puasa (sunnah) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berbuka.’ Dan, beliau berbuka (tidak berpuasa) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berpuasa.’ Maka tidaklah aku melihat Rasulullah menyempurnakan puasa sebulan (penuh) kecuali pada Ramadhan. Saya tidak melihat beliau berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada puasa dalam bulan Sya’ban”. (HR. Bukhori No.1868 dan Muslim No. 782)
Tidak disunnahkan mendahului Ramadhan sehari atau dua hari sebelumnya dengan berpuasa kecuali bagi yang memang memiliki Jadwal puasa, sebagaimana dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu’ anhu , Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassallam bersabda  :
لا يتقدمن أحدكم رمضان بصوم يوم أو يومين، إلا أن يكون رجل كان يصوم صومه، فليصم ذلك اليوم
Artinya : “Janganlah seseorang dari kalian mendahului bulan Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali seseorang yang memang berpuasa puasanya, maka berpuasalah hari itu.” (HR. Bukhori No. 1914 dan Muslim 1082)

Menyambut Bulan Sya'ban


بسم الله الرحمن الرحيم

Menyambut Bulan Sya’ban

الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على سيد المرسلين و على آله و صحبه أجمعين اما بعد:
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu 'anha berkata:
كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ r يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ, وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ, وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اَللَّهِ r اِسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ, وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ -
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berpuasa, kami hampir mengatakan “Beliau tidak pernah berbuka”, dan ketika Beliau berbuka kami hampir mengatakan “Beliau tidak pernah puasa”, dan aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh selain Ramadhan, akupun tidak pernah melihat Beliau banyak berpuasa di bulan lain seperti halnya pada bulan Sya’ban.”

KeAgungan Di Bulan Rojab


Bulan Rajab merupakan bulan ke tujuh dalam penanggalan Islam (Hijriah). Pada bulan ini terdapat peristiwa yang sangat agung dan suci yakni Isrta Mijraj Nabi Muhammad saw. Dimana peristiwa suci itu merupakan awal dari perintah Allah kepada umat Muhammad saw  untuk menjalankan perintah salat lima waktu diyakini terjadi pada 27 Rajab ini.

Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram atau muharram yang artinya bulan yang dimuliakan.

Dalam kepercayaan Umat Islam, dikenal empat bulan haram (suci) satu diantaranya Rajab, dimana secara berurutan adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri,  Rajab.

Senin, 11 Juni 2012

YA ALLOH, Do'a Hamba Di Hari ILang Tahun Hamba

DO'A HAMBA DI HARI LAHIR HAMBA.

YAA ALLOH, Kini Sisa Umur ku telah Berkurang 1 Tahun.
Selama Sisa Hidup ku RIDHOILAH Saat Hidup ku dan Ridhoilah Saat MATI ku.. Hamba Adalah manusia yg paling Ber dosa.
Tapi Hamba Memohon AMPUNAN dariMU ALLOHU ROBBI.


entah Sampai kapan Hamba Engkau Ijin Akan Hamba untuk Bernafas.
Selama Engkau Ijin kan Hamba Bernafas, Selama itu pula Hamba BerDzikir kepadaMU.
Maka dari itu Panjangkan umur hamba, Agar Selalu senantiasa BERDZIKIR PADA MU.

Jumat, 01 Juni 2012

Download Sholawat

Keutamaan Hari Jum'at

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu 'ala Rosulillah wa 'ala aalihi wa shohbihi ajma'in.
Dalam tulisan kali kami akan memberikan pembahasan mengenai amalan-amalan istimewa di hari Jum'at yang penuh berkah yang bisa dimanfaatkan oleh setiap muslim sebagai tabungan pahala baginya di hari kiamat yang hanya bermanfaat amalan.

Pertama: Terlarang mengkhususkan malam Jum’at dengan shalat dan siang harinya dengan berpuasa
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِى وَلاَ تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الأَيَّامِ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ فِى صَوْمٍ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ
Janganlah mengkhususkan malam Jum’at dengan shalat tertentu dan janganlah mengkhususkan hari Jum’at dengan berpuasa kecuali jika berpapasan dengan puasa yang mesti dikerjakan ketika itu.[1]