Sambutan

Kamis, 27 September 2012

Keutamaan Hari Jum'at

Rasulullah sangat memuliakan hari Jumat.  Dalam banyak riwayat, Rasulullah bahkan meminta kita memuliakan hari itu.
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda : “Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]
Rasulullah juga pernah bersabda : “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata : ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.”
( Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An- Nasa’i )

Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu saat-saat terakhir setelah shalat ashar ( seperti yang dijelaskan dalam banyak hadits ) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jumat sampai shalat selesai ditunaikan.

Amalan Mulia

Kamis, 20 September 2012

Gambaran Anggota Badan Nabi SAW

Oleh : Sayid Muhammad Alawy Al Maliki


1. Nabi mempunyai pipi yang agak memanjang, halus dan kedua tulangnya tidak tampak menonjol.

2. Mata Nabi sebagai yang digambarkan oleh AlQur ’an:
“Penglihatannya tidak berpaling dan yang dilihatnya dan tidak pula melampauinya “ (QS An-Najm: 17).
Tersebut dalam hadis sahih, bahwa di malam hari yang gelap gulita, Rasulullah bisa melihat seperti melihat di siang hari, dan melihat sesuatu yang berada di belakangnya seperti melihat apa yang ada di depannya.
Dalam hadis Ibnu Halah disebutkan bahwa, Nabi kalau berpaling dengan diikuti anggota badannya, sambil melepaskan pandangannya ke arah bawah. Lebih banyak melihat ke bawah daripada memandang ke atas, demikian At-Turmidzy.
Dan Imam Ali berkáta, bahwa Rasulullah bermata bola, Bulu matanya lebat.

Download Padang Bulan Live Habib Syech & Ahbaabul Musthofa






Untuk Men Download 
GRATISSSSSSS 
Tinggal

Klik link di bawah ini :

Versi Habib Syech
HABIB SYECH _ Padang Bulan LIVE 

Versi Ahbaabul Musthofa
AHBAABUL MUSTHOFA _ Padang Bulan LIVE

Selasa, 18 September 2012

Kumpulan Doa Rasulullah SAW untuk Umatnya




Doa Mohon Tidak Dihinakan Di Hari Kebangkitan (Do'a Nabi Ibrahim)

وَلاَ تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَ. يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُوْنَ. اِلاَّ مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ {الشعرآء : 87 – 89}

Dan janganlah Engkau hinakan Aku pada hari mereka dibangkitkan, (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (QS. Asy Syu'araa' [26] : 87-89).

Ingatlah MATI, Ingatlah ALLOH SWT


 


Tak ada seorang pun di muka bumi ini, baik muslim ataupun kafir, yang mengingkari adanya maut. Di mana pun kita berada kita tidak akan bisa mengelak darinya. Meski kita berlindung ke dalam sebuah bangunan kokoh yang menjulang dilengkapi dengan pengawalan sekuriti yang serba canggih, tetap tidak akan bisa menolak datangnya maut. Tidakkah kita perhatikan firman Allah l:
“Di mana pun kalian berada niscaya maut akan menjumpai kalian, meskipun kalian berada di dalam benteng kokoh yang menjulang.” [Q.S. An-Nisa`:78].

AWAS DAJJAL...!!!

Dajjal
Dajjal adalah kata Arab yang lazim digunakan untuk istilah “nabi palsu”. Namun istilah Ad-Dajjal, merujuk pada sosok “Penyamar” atau “Pembohong” yang muncul menjelang kiamat. Istilahnya adalah Al-Masih Ad-Dajjal (Bahasa Arab untuk “Al Masih Palsu”) adalah terjemahan dari istilah Syria Meshiha Deghala yang telah menjadi kosa kata umum dari Timur Tengah selama lebih dari 400 tahun sebelum Al-Quran diturunkan.Istilah Meshiha Deghala berasal dari kata antichristos yang merupakan bahasa Yunani.  Secara internasional, sosok ini dikenal dengan Dajjal, tanpa menambahkan tata bahasa Arab.  Namun istilah Dajjal telah merujuk kepada apa yang dimaksud Ad-Dajjal dalam istilah bahasa Arab yaitu dajjal.
Dajjal tidak disebut dalam Al-Quran, tetapi terdapat dalam hadis dan Sunah yang menguraikan sifat-sifat Dajjal. Berdasarkan kepercayaan yang telah umum dalam kalangan muslim, karakteristik ad-Dajjal adalah sebagai berikut:

Pengertian, Sifat dan Wujud MALAIKAT

Malaikat adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah,  Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nuur), berdasarkan salah satu hadist Muhammad, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.”


Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.


Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim.

Wujud Malaikat

Kisah MALAIKAT MAUT


 

Assalamu'alaikum Warohmatulahi Wabarokatuh

Salam penuh iman dan ketaqwaan buat kita semua dengan ghoroh Islam yang nyata sebagai ajaran petunjuk bagi keselamatan ketika ajal akan datang..
Ketahuilah bahwa kita semua akan menemui akan mamanya kematian, dan oleh sebab itu jadi pelajaran  untuk kita akan tulisan ini..
 
 
Disebutkan dalam suatu riwayat. Dikala malaikat maut dijadikan Allah, ia diberi tabir dari para makhluk dengan beribu-ribu tabir yang besarnya dari selluruh langit dan bumi. Andaikata seluruh air lautan dan sungai-sungai dituangkan pada kepalanya, niscaya tak akan jatuh barang setetas pun dari air itu ke bumi.

Ada pun arah timur sampai arah baratnya bumi, adalah di antara kedua tanganya seperti meja yang di atasnya diletakkan sesuatu dan diletakkan pada kedua tangan seorang untuk memakannya, maka ia memakan apa yang dikehendakinya. Begitu pula malaikat maut membalikkan dunia, seperti halnya manusia membalikan dirhamnya di antara kedua tanganya.

Doa Rasulullah Ketika Menghadapi Kesulitan dan Kekhawatiran


Manusia memiliki kelemahan dan kekurangan. Tanpa pertolongan-Nya, manusia tidak mungkin dapat berdiri dan melangkah dengan pasti. Salah satu pintu mendapat pertolongan-Nya adalah melalui doa. Doa mencitrakan ketundukan dan kepasrahan kepada Yang Maha Mengabulkan Doa. Justru ketundukan itu bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang bersinar terang.

Rasulullah Saw. bersabda, “Doa itu adalah senjata orang beriman, sendi agama, dan cahaya langit serta bumi.” (HR. Al-Hakim)

“Tidak ada gunanya menghindar dari qadar, sedangkan doa mendatangkan manfaat terhadap apa yang sudah turun dan terhadap apa yang belum turun. Sesungguhnya, musibah itu benar-benar turun. Lalu, doa menghadangnya hingga keduanya saling menyerang sampai hari kiamat.” (HR. Al-Hakim)

Senin, 17 September 2012

Doakan Ibu dan Bapak Untuk Murah Rezeki


Rasulullah s.a.w. bersabda “Apabila seseorang itu tidak lagi mendoakan kedua ibubapanya, sesungguhnya dia telah memutuskan jalan rezekinya”. (Hadith Riwayat Ad-Dailami) Ibulah yang penat dan bersusah payah mengandungkan anak di dalam rahimnya, manakala bapalah yang memberikan benihnya.
Luqman [14] Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung kelemahan demi kelemahan (dari awal mengandung hingga akhir menyusunya) dan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa dua tahun; (dengan yang demikian) bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua ibubapamu; dan (ingatlah), kepada Akulah jua tempat kembali (untuk menerima balasan).

Selalulah berdoa kepada kedua ibubapa dan balaslah jasa baik mereka, lebih-lebih lagi jasa ibu yang susah payah mengandungkan kita. Berdoalah untuk mereka agar diampunkan dosa-dosa mereka terutamanya setelah selesai sembahyang.
Sesungguhnya jasa orang tua kita tidak terhitung banyaknya. Ibu kita mengandung selama 9 bulan kemudian melahirkan kita dengan resiko nyawa melayang. Ketika kita masih bayi tak berdaya, mereka beri kita minum dan makanan. Ketika kita buang air, tanpa jijik mereka membersihkan kita dengan penuh cinta. Kita diberi pakaian dan juga pendidikan.
Mereka sabar menghadapi kemarahan kita, rengekan, kenakalan, bahkan mungkin ketika kita masih kecil/balita pernah memukul mereka. Mereka tetap mencintai kita. Jadi jika kita merasa kesal dengan mereka, apalagi jika mereka begitu tua sehingga kelakuannya kembali seperti anak-anak, ingatlah kesabaran mereka dulu ketika menghadapi kita. Bagi yang sudah memiliki anak tentu paham tentang kerewelan anak-anak yang butuh kesabaran yang sangat dari orang tua.
Adakah kita mampu membalasnya? Bahkan seandainya orang tua kita tak berdaya sehingga untuk buang air kita yang membersihkannya, itu tidak akan sama. Orang tua membersihkan kita dengan penuh cinta dan harapan agar kita selamat dan panjang umur. Sementara si anak ketika melakukan hal yang sama mungkin akan merengut dan bertanya kapan “ujian” itu akan berakhir.
Begitulah. Seperti kata pepatah, “Kasih anak sepanjang badan, kasih ibu sepanjang jalan” Tidak bisa dibandingkan.
Oleh karena itu hendaknya kita berbakti pada orang tua kita. Minimal kita mendoakan mereka:


Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang mendoakannya. (HR. Muslim)

Jumat, 14 September 2012

Fiqih Sholat 4 Madzhab

Ummati, ummati, ummati, ash sholat, ash sholat, ash sholat…. itulah pesan kanjeng nabi Muhammad di saat terakhir kehidupan beliau, sang manusia agung. Ini menunjukkan bahwa kanjeng nabi berpesan supaya umatnya senantiasa menjaga sholat, tentunya menjaga dalam arti yang sesungguhnya.

Telah bertahun-tahun kita melakukan sholat, namun kita tetap perlu mereview kembali apakah sholat kita sudah memenuhi ketentuan secara fiqhiyah. Kitab FIKIH SHALAT 4 MADZHAB merupakan buku yang diterjemahkan dari kitab berjudul al-Shalah ‘alaa Madzahibil Araba’ah karya Syaikh Abdul Qadir al-Rahbawi.

Kitab ini menyajikan perbandingan shalat 4 madzhab dengan sangat menarik, lugas dan mudah dipahami oleh semua kalangan, juga disertai dengan dalil-dalil yang dijadikan sandaran didalamnya. Diharapkan dengan ini bisa saling memahami perbedaan yang ada diantara madzhab-madzhab Islam, sehingga dengan begitu tidak perlu adanya pecah belah diantara kaum Muslimin.

Pembaca dapat mendownload kitab dalam bentuk DJVU: download
Untuk membuka file DJVU silahkan download WinDJView: download