PASANG IKLAN MU DI SINI

PASANG IKLAN ANDA DI SINI

Wednesday, August 1, 2012

Jangan Pernah Menyerah Dalam Berdoa

Assalamualaikum wr.wb
Sahabatku rahimakumullah,
Dalam Al Qur’an Allah Swt menjamin bahwa seluruh doa hambaNya pasti dikabulkan. Sebagaimana Allah Swt berfirman :

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS.40.Al Mu’min: 60)
Allah menjamin pengabulan setiap doa kita melalui janji-Nya dalam ayat tersebut. Janji itu jelas bersifat mutlak. Hanya saja dalam ayat tersebut Allah Swt tidak menjelaskan dengan kata-kata, “menurut permintaanmu, atau menurut waktu yang engkau kehendaki, atau menurut kehendakmu itu sendiri”.
Dalam hadits Rasutullah SAW bersabda: “Tidak seorangpun yang berdoa, melainkan ia berada di antara salah satu dari 3 (tiga) kelompok ini: Kadang ia dipercepat sesuai dengan permintaannya, atau ditunda (diijabahnya) demi pahalanya, atau ia dihindarkan dari keburukan yang menimpanya.” (HR. Imam Ahmad dan AI-Hakim).
Dalam hadits lainnya disebutkan, Rasulullah Saw bersabda.”Doa di antara kalian bakal di ijabahi, sepanjang kalian tidak tergesa-gesa, (sampai akhirnya) seseorang mengatakan, “Aku telah berdoa, tapi tidak diijabahi untukku. “ (HR. Bukhari-Muslim)
Sahabatku,
Sayangnya kita sering kali putus asa dalam berdoa, karena kita merasa doa-doa kita belum diijabah oleh Allah Swt. Sikap menyerah dan putus asa itu disebabkan karena manusia tidak merasa yakin bahwa apa yang ia pinta melalui doanya itu, akan benar-benar diijabah oleh Allah Swt. Kita sering merasa bahwa Allah Swt itu adalah bawahan kita yang bisa kita perintahkan semau kita. Kita ingin doa kita segera terkabul dan kalau tidak terkabul kita ngambek gak mau berdoa lagi. Herannya kita lupa bahwa ijabah atau tidaknya suatu doa itu adalah Hak Prerogatif Allah semata, sama sekali bukan hak hamba, yang saleh sekalipun.
Dalam situasi keputusasaan itulah manusia sering tidak mau berdoa lagi, dan akhirnya ia kehilangan momen kehadirannya bersama Allah melalui doa.
Guru Sufi, Ibnu Athaillah as-Sakandari mengingatkan kepada kita semua agar kita tidak berputus asa dalam berdoa. Dalam Kitabnya yang terkenal “Al Hikam”, Ibnu Athailah berkata,
“Tertundanya pemberian (pengabulan doa) setelah engkau mengulang-ulang permintaan (berdoa), janganlah membuatmu putus harapan. Allah menjamin dikabulkannya doa mahluknya sesuai dengan apa yang Allah pilih buatmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri, dan pada waktu yang Allah kehendaki, bukan pada waktu yang engkau ingini.”
Sebagai penutup silakan baca kisah seorang ibu penjual tempe di bawah ini yang saya peroleh dari seorang Ustadz teman saya.
Alkisah seorang perempuan tua pembuat tempe amat bersedih sebab tempenya belum jadi dan tentu ia tidak akan mendapat rezeki pada hari itu. Lalu diapun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, “Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu agar kedelai saya ini menjadi tempe, amin.”
Kemudian permpuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan ujung jarinya, lalu membuka sedikit bungkusan itu sambil berharap keajaiban kedelai itu menjadi tempe. Namun ia termenung seketika sebab kedelai itu masih tetap sama. Dia tidak putus asa. Sebelum keluar rumah dia berdoa kembali, “Ya Alloh, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, karuniakanlah keajaiban ini untukku, jadikanlah tempe ini. Amin”. Sepanjang jalan tak lupa ia membaca doa dalam hatinya.
Sesampainya di pasar, segera diletakkan barangnya. Hatinya yakin kalau kedelainya sudah menjadi tempen. Iapun membuka bakulnya dan menekan-nekan setiap bungkusan tempenya. Perlahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya masih belum jadi. Hatinya sedikit kecewa. Sementara hari semakin terang dan pasar sudah mulai sepi.
Dalam keadaan seperti itu dia tetap berdoa,”Ya Alloh, berikanlah penyelesaian yang terbaik untuk tempeku ini.” Tiba-tiba dia dikejutkan dengan kedatangan seorang wanita yang kelihatan hendak pergi ke luar kota. “Maaf, apa ibu menjual tempe yang belum jadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar mencari, tapi masih belum ketemu juga. Saya akan bawa untuk oleh2 di Jakarta” .
Ia termenung dan takjub seketika, dan segera perempuan penjual tenpe itu berdoa dalam hati. “Ya Alloh, saat ini aku tidak ingin tempe ini jadi. Biarlah tempe ini masih seperti semula, Amin.” Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Ternyata memang benar tempenya masih belum jadi. Alhamdulillah, akhirnya dia mendapatkan rezeki dari tempe yang belum jadi itu.
Dari cerita diatas dapat diambil suatu hikmah, bahwa Tertundanya pengabulan doa setelah penjual tempe itu mengulang-ulang permintaan doanya, tidak membuat perempuan tua itu menyerah dan putus harapan. Karena ia yakin Allah pasti akan mengabulkannya sesuai kehendakNya, di waktu yang tepat menurutNya. Allah Swt pasti punya rencana, dan sebaik-baik rencana adalah rencana Allah Swt.
So, jika kita atau keluarga kita ditimpa suatu penyakit dan sudah berdoa memohon kesembuhan namun belum sembuh juga, atau jika bisnis kita gagal, rugi dan kita sudah berdoa namun belum untung juga, atau jika kita belum memiliki pasangan hidup dan sudah tiap hari berdoa agar segera mendapatkan pasangan namun belum dikabulkan, atau jika karir kita tidak beranjak maju sementara teman teman yang lain melejit karirnya atau jika rezeki/penghasilan kita tidak bertambah dan justru tergerus inflasi dan sudah berdoa namun ekonomi rumah tangga kita masih belum beranjak juga dst..dst…
Berdoalah terus kepada Yang Maha Kuasa, Yang Maha Kaya dan Yang Maha Segala-Nya, Pemilik sekalian Alam semesta, Allah Swt. Berdoalah terus kepadaNya sambil berharap dan yakin bahwa Allah pasti akan mengabulkan doa kita sesuai kehendakNya, di waktu yang DIA kehendaki, dengan cara Allah sendiri. Dan yakinlah bahwa Allah Swt pasti punya rencana yang terbaik buat kita, karena memang hanya DIA sebaik-baik yang membuat rencana. Jangan menyerah dan jangan putus asa dari rahmat Allah Swt.
Semoga kita dan anak keturunan kita termasuk ke dalam golongan orang2 yang senantiasa berdoa dan tidak akan pernah putus asa dalam berdoa serta tidak pernah menyiakan barang sehari untuk tidak berdoa kepadaNya dan tidak pernah putus asa dari rahmat Allah Swt. Aamiin Yaa Rabbal Alamiin.
Semangat Pagi sahabatku, Selamat beraktifitas menjemput rezeki dan jangan lupa untuk saling berlomba dalam kebaikan dan saling berpesan dalam kebenaran dan kesabaran.
Untuk Anda yangg sedang dilanda musibah/sakit, Semoga Allah segera mengangkat musibah/ penyakitnya dan menggantinya dgn kesehatan dan kebahagiaan. Amin YRA
Semoga tulisan sederhana ini membawa manfaat bagi diri saya, keluarga dan kita semua. Amin YRA
Allahumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.
Terima kasih banyak, thank you n matur Syukran atas waktunya.
Bâraka Allâh fîkum. Amiin

Jangan Pernah Menyerah Dalam Berdoa
================
Assalamualaikum wr wb
Sahabatku rahimakumullah,
Dalam Al Qur’an Allah Swt menjamin bahwa seluruh doa hambaNya pasti dikabulkan. Sebagaimana Allah Swt berfirman :

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS.40.Al Mu’min: 60)
Allah menjamin pengabulan setiap doa kita melalui janji-Nya dalam ayat tersebut. Janji itu jelas bersifat mutlak. Hanya saja dalam ayat tersebut Allah Swt tidak menjelaskan dengan kata-kata, “menurut permintaanmu, atau menurut waktu yang engkau kehendaki, atau menurut kehendakmu itu sendiri”.Dalam hadits Rasutullah SAW bersabda: “Tidak seorangpun yang berdoa, melainkan ia berada di antara salah satu dari 3 (tiga) kelompok ini: Kadang ia dipercepat sesuai dengan permintaannya, atau ditunda (diijabahnya) demi pahalanya, atau ia dihindarkan dari keburukan yang menimpanya.” (HR. Imam Ahmad dan AI-Hakim).Dalam hadits lainnya disebutkan, Rasulullah Saw bersabda.”Doa di antara kalian bakal di ijabahi, sepanjang kalian tidak tergesa-gesa, (sampai akhirnya) seseorang mengatakan, “Aku telah berdoa, tapi tidak diijabahi untukku. “ (HR. Bukhari-Muslim) Sahabatku,
Sayangnya kita sering kali putus asa dalam berdoa, karena kita merasa doa-doa kita belum diijabah oleh Allah Swt. Sikap menyerah dan putus asa itu disebabkan karena manusia tidak merasa yakin bahwa apa yang ia pinta melalui doanya itu, akan benar-benar diijabah oleh Allah Swt. Kita sering merasa bahwa Allah Swt itu adalah bawahan kita yang bisa kita perintahkan semau kita. Kita ingin doa kita segera terkabul dan kalau tidak terkabul kita ngambek gak mau berdoa lagi. Herannya kita lupa bahwa ijabah atau tidaknya suatu doa itu adalah Hak Prerogatif Allah semata, sama sekali bukan hak hamba, yang saleh sekalipun.
Dalam situasi keputusasaan itulah manusia sering tidak mau berdoa lagi, dan akhirnya ia kehilangan momen kehadirannya bersama Allah melalui doa.
Guru Sufi, Ibnu Athaillah as-Sakandari mengingatkan kepada kita semua agar kita tidak berputus asa dalam berdoa. Dalam Kitabnya yang terkenal “Al Hikam”, Ibnu Athailah berkata,
“Tertundanya pemberian (pengabulan doa) setelah engkau mengulang-ulang permintaan (berdoa), janganlah membuatmu putus harapan. Allah menjamin dikabulkannya doa mahluknya sesuai dengan apa yang Allah pilih buatmu, bukan menurut apa yang engkau pilih sendiri, dan pada waktu yang Allah kehendaki, bukan pada waktu yang engkau ingini.”
Sebagai penutup silakan baca kisah seorang ibu penjual tempe di bawah ini yang saya peroleh dari seorang Ustadz teman saya.
Alkisah seorang perempuan tua pembuat tempe amat bersedih sebab tempenya belum jadi dan tentu ia tidak akan mendapat rezeki pada hari itu. Lalu diapun mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, “Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu agar kedelai saya ini menjadi tempe, amin.”
Kemudian permpuan tua itu menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan ujung jarinya, lalu membuka sedikit bungkusan itu sambil berharap keajaiban kedelai itu menjadi tempe. Namun ia termenung seketika sebab kedelai itu masih tetap sama. Dia tidak putus asa. Sebelum keluar rumah dia berdoa kembali, “Ya Alloh, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, karuniakanlah keajaiban ini untukku, jadikanlah tempe ini. Amin”. Sepanjang jalan tak lupa ia membaca doa dalam hatinya.
Sesampainya di pasar, segera diletakkan barangnya. Hatinya yakin kalau kedelainya sudah menjadi tempen. Iapun membuka bakulnya dan menekan-nekan setiap bungkusan tempenya. Perlahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya. Apa yang terjadi? Tempenya masih belum jadi. Hatinya sedikit kecewa. Sementara hari semakin terang dan pasar sudah mulai sepi.
Dalam keadaan seperti itu dia tetap berdoa,”Ya Alloh, berikanlah penyelesaian yang terbaik untuk tempeku ini.” Tiba-tiba dia dikejutkan dengan kedatangan seorang wanita yang kelihatan hendak pergi ke luar kota. “Maaf, apa ibu menjual tempe yang belum jadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar mencari, tapi masih belum ketemu juga. Saya akan bawa untuk oleh2 di Jakarta” .
Ia termenung dan takjub seketika, dan segera perempuan penjual tenpe itu berdoa dalam hati. “Ya Alloh, saat ini aku tidak ingin tempe ini jadi. Biarlah tempe ini masih seperti semula, Amin.” Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun penutup tempenya. Ternyata memang benar tempenya masih belum jadi. Alhamdulillah, akhirnya dia mendapatkan rezeki dari tempe yang belum jadi itu.
Dari cerita diatas dapat diambil suatu hikmah, bahwa Tertundanya pengabulan doa setelah penjual tempe itu mengulang-ulang permintaan doanya, tidak membuat perempuan tua itu menyerah dan putus harapan. Karena ia yakin Allah pasti akan mengabulkannya sesuai kehendakNya, di waktu yang tepat menurutNya. Allah Swt pasti punya rencana, dan sebaik-baik rencana adalah rencana Allah Swt.
So, jika kita atau keluarga kita ditimpa suatu penyakit dan sudah berdoa memohon kesembuhan namun belum sembuh juga, atau jika bisnis kita gagal, rugi dan kita sudah berdoa namun belum untung juga, atau jika kita belum memiliki pasangan hidup dan sudah tiap hari berdoa agar segera mendapatkan pasangan namun belum dikabulkan, atau jika karir kita tidak beranjak maju sementara teman teman lain atau jika rezeki/penghasilan kita tidak bertambah dan justru tergerus inflasi dan sudah berdoa namun masih belum beranjak juga dst..dst…
Berdoalah terus kepada Yang Maha Kuasa, Yang Maha Kaya dan Yang Maha Segala-Nya, Pemilik sekalian Alam semesta, Allah Swt. Berdoalah terus kepadaNya sambil berharap dan yakin bahwa Allah pasti akan mengabulkan doa kita sesuai kehendakNya, di waktu yang DIA kehendaki, dengan cara Allah sendiri. Dan yakinlah bahwa Allah Swt pasti punya rencana yang terbaik buat kita, karena memang hanya DIA sebaik-baik yang membuat rencana. Jangan menyerah dan jangan putus asa dari rahmat Allah Swt.
Semoga kita dan anak keturunan kita termasuk ke dalam golongan orang2 yang senantiasa berdoa dan tidak akan pernah putus asa dalam berdoa serta tidak pernah menyiakan barang sehari untuk tidak berdoa kepadaNya dan tidak pernah putus asa dari rahmat Allah Swt. Aamiin Yaa Rabbal Alamiin.
Semangat Pagi sahabatku, Selamat beraktifitas menjemput rezeki dan jangan lupa untuk saling berlomba dalam kebaikan dan saling berpesan dalam kebenaran dan kesabaran.
Untuk Anda yangg sedang dilanda musibah/sakit, Semoga Allah segera mengangkat musibah/ penyakitnya dan menggantinya dgn kesehatan dan kebahagiaan. Amin YRA
Semoga tulisan sederhana ini membawa manfaat bagi diri saya, keluarga dan kita semua. Amin YRA
Allahumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.
Terima kasih banyak, thank you n matur Syukran atas waktunya.
Bâraka Allâh fîkum. Amiin

Saturday, July 28, 2012

Doa-doa di bulan Ramadhan




Doa-doa di bulan Ramadhan sangat banyak karena pada bulan suci tersebut pintu langit terbuka dan semua doa tentu boleh dipanjatkan. Dibawah ada  doa-doa harian ramadhan mulai tanggal 1 sampai tanggal 30 Ramadhan.

Untuk referensi saja, dan merupakan do'a yang diartikan dari bahasa arabnya, namun karena tidak semua komputer dapat membaca tulisan arab maka hanya artinya saja yang ditulis, selain itu yang jelas Allah maha mengerti semua bahasa, justru kalau berdoa tapi gak ngerti maksudnya maka kurang baik, masa kita minta sesuatu tapi gak ngerti apa yang kita minta?
Doa-doa dibawah ini berdasarkan catatan kitab-kitab Islam dan silahkan Anda gunakan bagi yang berminat. Semoga puasa Anda diterima dan tidak sia-sia hanya mendapat lapar dan haus saja.



Doa Ramadhan Hari Ke 1
Doa Ramadhan Hari Ke 2
Yaa Allah! Jadikanlah Puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan Ibadah Malamku Sebagai Ibadah Orang-Orang Yang benar-benar Melakukan Ibadah Malam. Dan Jagalah aku Dari Tidurnya Orang-Orang Yang Lalai. Hapuskanlah Dosaku... Wahai Tuhan Sekalian Alam!! Dan Ampunilah aku, Wahai Pengampun Para Pembuat Dosa.

Thursday, July 19, 2012

Mari Menyambut Bulan Suci Ramadhan

YAA RAMADHAN

Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta. Shalawat dan salam kepada nabi dan rasul yang paling mulia, Muhammad bin ‘Abdillah, serta kepada keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du,
Tulisan ini ditujukan untuk semua muslim yang akan bertemu dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiat, agar dapat memanfaatkan bulan tersebut dalam ketaatan pada Allah Ta’ala. Semoga melalui tulisan ini dapat menjadi sarana untuk membangkitkan semangat di dalam jiwa seorang mu’min dalam beribadah kepada Allah di bulan yg mulia ini. Maka penulis memohon kepada Allah Ta’ala agar diberikan taufik dan jalan yang lurus serta menjadikan amal ini ikhlas hanya karena mengharap WajahNya Yang Mulia semata. Dan semoga Allah mencurahkan shalawat atas junjungan kita, Muhammad, dan kepada keluarganya serta seluruh sahabatnya.
Bagaimanakah Seharusnya Kita Menyambut Ramadhan?
Pertanyaan: Apa saja cara-cara yang benar untuk menyambut bulan yang mulia ini?

Kata-Kata Menyambut Bulan Ramadhan

Berikut 10 kata mutiara dan ucapan untuk menyambut bulan Ramadhan.

 

  1. Ya Allah, terimakasih sudah memberikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan ini. Semoga hamba bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya. Maha suci Engkau Ya Allah…
  2. Kerinduan pada bulan suci Ramadhan kan segera terobati. Tak lama lagi bulan Ramadhan kan tiba. Ampunilah segala dosa hamba dan semoga kami selalu berada dalam limpahan rahmat-Mu
  3. Bulan ramadhan sudah didepan mata. Tak lama lagi kita berjumpa dengan bulan suci Ramadhan ini. Siapkan hati untuk mendekatkan diri pada-Nya. Marhaban ya Ramadan…

Mari Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Friday, July 6, 2012

Mp3 Sholawat Habib Syech dan Ahbaabul Musthofa

Download Qosidah MAJLIS AHBAABUL  MUSTHOFA




Kumpulan MP3 Sholawat Dari Habib Syech ini akan terus kami tambahkan hingga mencapai 99 Buah. dan selanjutkan akan kami buat kumpulan MP3 habib Syech baru versi ke 2.
Maka dari itu semoga Allah memberikan rahmat dan jalannya.
Dalam Kumpulan sholawat ini baik diambil dari secara album maupun Live Show Ahbabul Musthofa dari berbagai sumber. Berikut Daftar lagu dan Link Download MP3 Gratis :

01 Ya Habib.mp3
02 Qowiyah.mp3
03 Ya Alloh Biha.mp3
04 Maqoshidna.mp3
05 La ilaha Ilallah.mp3
06 Ya 'ala baitin nabi.mp3
07 Yaa Arhamarrahimiinn.mp3
08 Busyrolanaa.mp3
09 Dunuunii.mp3
10 Lighoiri Jamalikum.mp3
11 Maulana Yaa Maulanaa.mp3
12 Qod Tamammallahu maqosyidana.mp3
13 Habib Syech - Sholawatullohi Taghsya.mp3
14 Yaa Dzaljalaali Wal Ikraam.mp3
15 Yaa Laqolbi.mp3
16 Yaa Latifa Bil'ibad.mp3
17 Yaa Maulidal Musthofa.mp3
18 Yaa Rasulalloh Salamun Alaik.mp3
19 Yaa Robbi Makkah.mp3
20 Yaa Robbibil Musthofa.mp3
21 Yaa Nabi Salam.mp3
22 Yaa Maulidal Musthofa.mp3
23 Yaa Syayyidarrasul Yaa Tohir.mp3
24 Yaa Robbi Yaa AlimulHal.mp3
25 Bi Rojauka.mp3
26 Bijahil Musthofalmuchtar.mp3
27 Binafsi Afdii.mp3
28 Allaahu Allaah.mp3
29 Ahlan wasahlan Binnaby.MP3
30. Yaa Rabbama.mp3
31. Qod Kafaanii Ilmu Robbi.mp3
32. Yaa Rabbila'liman.mp3
33. Ilaahi Nas'aluka.mp3
34. Sholatun (Vol.7).mp3
35. Miftahul Jannah (Vol.7).mp3
36. Ya Hadi (Vol.7).mp3
37. Allahumma (Vol.7).mp3
38. Marhaban ya Nurol'aini (Vol.7).mp3
39. Burdah (Vol.7).mp3
40. Ya Kaadul (Vol.7).mp3
41.Alfa Shollalloh (Vol 6).mp3
42.Khoirol Bariyah (Vol 6).mp3
43.Assalamu 'alaik (Vol 6).mp3
44.Sholawat Badar (Vol 6).mp3
45.Thola'albadru (Vol 6).mp3
46.Khobiri (Vol 6).mp3
47. Alfa Sholallah (Live Mataram).mp3
48. Allahumma Sholli Ala Muhammad (Live Mataram).mp3
49. Tholama Asyku (Live Mataram).mp3
50. Ya Waridal (live Mataram).mp3
51. Allahumma Sholli 'ala Muhammad (Live Sragen).mp3
52. Pra-Annabi Shollu 'Alaih (Live Sragen).mp3
53. Pra-Shallallahu 'ala Muhammad (Live Sragen).mp3
54. Pra-Qod tamammallah (Live Sragen).mp3
55. La Ilaha Illallah (Allah-Allah)- (Pertamina Bersholawat).mp3
56. Sholatun Bissalamil Mubin (Pertamina Bersholawat).mp3
57. Ya Badrotim (Pertamina Bersholawat).mp3
58. Sholli wa Salim (Pertamina Bersholawat).mp3
59. Assalamu 'Alaik Zainal Anbiya' (Pertamina Bersholawat).mp3
60. Ya Habib (Pertamina Bersholawat).mp3
61. Ya Laqolbin (Pertamina Bersholawat).mp3
62. Ya Rasulullah Ya Nabi (Pertamina Bersholawat).mp3

Untuk selanjutkan akan menyusul. Demikian Persembahan dari Kami. Semoga Bermanfaat.




SALAM RINDU PECINTA SAYYIDINA MUHAMMAD SAW
By : Hudha SyechKers Mania PecintSholawat

Klik Saja Gratis

loading...